kasebar.live - Pembangunan gedung bapelitbangda nomor 640/1400-SPP/TBJK . Yang dibangun menggunakan Bankeu Provinsi Jawa barat yang baru selesai dikerjakan pada akhir tahun 2022 oleh cv.fath sahala mandiri belum genap satu tahun sudah mulai keropos. Hal itu bisa dilihat ketika awal masuk gedung tersebut nampak hasil pengerjannya sangat memprihatinkan.
"Pertanyaanya bagaimana bisa gedung yang dibangun dengan anggar yang fantastis bahkan menghabiskan hampir 13 milyar tapi kondisi depan tampak sudah seperti kandang merpati"
sangat memprihatinkan, pembangunan gedung bapelitbangda perlu dipertanyakan lagi hasil uji kelayakan gedungnya, jangan sampai ada pegawai/masyarakat yang terkena dampak kecelakaan pembangunan asal-asalan ini.
Selain uji kelayakan gedung perlu dipertanyakan, berhubung ini menggunakan anggaran negara tentu akan mengalami kerugian. APH harus bertindak dan menegakan supremasi hukum.
Termasuk KPK juga harus konsisten atas statement di media yang sempat menyatakan statment melalui wakil ketua KPK (Nurul gufron yang mengatakan " bahwa pihaknya akan turun tangan jika dalam pelaksanaan sejumlah proyek tetapi hasilnya tidak maksimal akan turun tangan, karena akan ada indikasi korupsi".
Sebab, infrastruktur yang mudah rusak patut dicurigai telah terjadi dan diduga ada praktik korupsi.
Ardiana Nugraha | Aktivis mahasiswa
